Kendala dalam Manajemen Waktu

Berikut beberapa kendala dalam manajemen waktu:

  • Kepribadian tipe A

Individu dengan kepribadian tipe A menunjukkan sikap yang tergesa-gesa dalam memenuhi batas waktu yang ditentukan, tidak mempunyai perencanaan, keterampilan organisasi yang buruk, dan selalu berupaya mencapai sesuatu sekaligus.

  • Workaholic (gila kerja)workaholic1

Workaholic adalah individu yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk bekerja tetapi hanya menghasilkan output yang sedikit. Pada sebagian kasus workaholic membawa pekerjaannya ke rumah.

  • Time juggler (penyulap waktu)juggler-juggles-clocks-manage-time-schedule-16898860

Time juggler cenderung membuat janji ke berbagai tempat dalam satu waktu (mis., rapat staf dan rapat di sekolah anak). Pada akhirnya individu ini hanya akan datang beberapa saat saja di kedua pertemuan tersebut, atau bahkan tidak sama sekali hadir.

  • Procrastinator (orang yang suka menunda-nunda)

procrastinate-now-and-panic-later-20

Penunda adalah suatu taktik pengalih untuk menghindari tanggung jawab. Ada empat faktor yang berkaitan dengan penundaan, yaitu kemalasan, apati, takut gagal, dan kebutuhan untuk segera merasa puas. Walaupun memiliki banyak waktu terkadang orang yang suka menunda-nunda pada akhirnya akan melakukan pekerjaan dengan tergesa-gesa di akhir batas waktu.

  • Perfeksionis

perfeksionis

Individu yang perfeksionis cenderung bersikap obsesif bahkan komplusif (pemaksa) dengan berupaya menyelesaikan semua pekerjaan secara sempurna. Individu seperti ini akan terjebak pada hal-hal kecil karena berusaha menyelesaikan pekerjaan tepat pada waktunya.

  • Terjebak perilaku gaya hidup

Individu yang terjebak perilaku gaya hidup adalah orang yang sulit, jika mungkin, waktu akan mengatakan “tidak”. Perilaku ini menyebabkan mereka tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri. Perasaan dimanfaatkan sering menyertai perilaku ini.

Being successful doesn’t
make you manage your
time well.
Managing your time well
makes you successful.

Advertisements

Langkah-langkah Manajemen Waktu

  1. Menguasai daftar hal-hal yang harus Anda lakukan (to-do list)to do list

To-do list yang baik harus mencakup tugas dan kegiatan Anda saat ini serta yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Anda tidak boleh meremehkan pentingnya perencanaan tugas-tugas Anda. Sebuah rencana yang baik akan dapat mengontrol sebagian besar waktu Anda.

  1. Buat rencana SMART (Spesific-Measurable-Achievable-Reasonable-Timeline)

Rencanakan tugas yang paling sulit di awal setiap minggu sehingga akan lebih santai di akhir minggu.0-Bisnis-Plan-300x200

  1. Belajarlah untuk mengatur prioritas Anda

Prioritas maksudnya adalah menyusun tanggung jawab dan tugas-tugas berdasarkan urutan kepentingannya. Metodenya antara lain,

  • Priority Matrix

tumblr_lzw65uyz2h1qb5vfr

  • Pureto Princliple

Mengatakan bahwa 80% dari kepuasan hanya berasal dari 20% tugas yang kita lakukan. Disebut juga sebagai aturan 80/20 prinsip ini menyebutkan bahwa Anda harus berfokus pada dua tugas yang paling penting sehingga waktu yang Anda habiskan dapat bermanfaat secara maksimal.80-20-pareto-principle

4.    Kunci manajemen waktu yang sukses adalah delegasi

delegating-300x200

Jangan mencoba menyelesaikan semua tugas sendirian, cobalah untuk mengenali mana tugas yang dapat dikerjakan bersama dengan orang lain, karena dengan demikian Anda dapat menghemat waktu. Delegasi adalah seni yang dapat memberikan banyak manfaat bagi orang yang harus melakukan banyak perkerjaan.

  1. Jangan takut untuk mengatakan “tidak”

say-no

Anda harus bisa mengatakan “tidak” ketika benar-benar Anda tidak mampu untuk melakukan pekerjaan tersebut. Anda harus belajar untuk memilih mana tugas yang diinginkan dengan yang benar-benar harus dikerjakan.

  1. Membagi tugas yang panjang dalam kegiatan yang lebih kecil

Salah satu cara untuk memanajemen waktu adalah dengan membagi tugas yang panjang menjadi kegiatan kecil yang rutin. Contohnya jika Anda setiap hari meluangkan waktu 10 menit untuk bekerja pada suatu tugas  yang tidak disukai maka lama kelamaan Anda akan memiliki kemajuan dan merasa lebih baik dan pada akhirnya Anda akan menyelesaikan aktifitas dengan cepat daripada terus menerus menunda.

  1. Kenali waktu dimana Anda lebih produktifproduktifitas-130818c

Sebagai manusia, normal jika ada fase dimana Anda merasa lebih produktif dibandingkan sebelum-sebelumnya. Oleh karena itu kenali fase produktif Anda dan lakukan pekerjaan yang paling sulit.

  1. Cobalah untuk tidak menunda hal-hal untuk nanti

Cobalah tidak menunda tugas untuk lain waktu, karena dibawah tekanan waktu Anda lebih mungkin melakukan kesalahan dan keliru mengambil keputusan.

  1. Hindari hal-hal yang dapat mengalihkan perhatian Andaponsel-okeh

Selama dalam jam kerja cobalah untuk tetap fokus pada pekerjaan yang sedang dilaksanakan, jika ada seseorang yang datang ke kantor Anda ketika Anda memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan, tolaklah secara lembut kemudian buat janji dengannya dilain waktu.

Apa itu Manajemen Waktu?

 

images

 

Time is money (Ben Franklin, 1948)

Waktu sebagai kuantitas yang dapat diukur adalah sebuah konsep buatan. Detik, jam, hari, bulan, dan tahun merupakan kerasi pemikiran manusia. Dari kalender sampai jam digital, hitungan waktu merupakan bentuk upaya manusia untuk meneraturkan kekacauan. Akan tetapi sekarang ini bukannya waktu yang menjadi pelayan kita tetapi justru kita yang menjadi pelayannya. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah manajemen waktu yang baik agar kita tidak diperbudak olehnya.

routineTime management atau dalam bahasa Indonesia manajemen waktu adalah kemampuan untuk memprioritaskan, menjadwalkan, dan melaksanakan tanggung jawab individu demi kepuasan individu tersebut. Kualitas hidup tergantung pada manajemen yang cerdas dari waktu Anda dan bukan oleh jumlah energi yang Anda konsumsi pada apa yang Anda lakukan. Dalam pelaksanaannya memang tidak mudah tapi juga bukan sulit, yang dibutuhkan dalam time management intinya adalah disiplin.

2013100211113947626